HEADLINE NEWS

Pilihan Dakri News

LightBlog
Adbox

Popular

Pjs Walikota Medan Bersama Gubsu Hadiri Ground Breaking

By On September 28, 2020

 


Pjs Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T bersama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menghadiri Groundbreaking, Fasiltas Pengelolaan Limbah dan Sampah Kawasan Medan di Wisma Kawasan Industri Medan (KIM) jalan Pulau Batam, KIM, Selasa (29/9). Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah yang merupakan Pertama di Luar Pulau Jawa ini diharapkan dapat menampung limbah dan sampah Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara.


Ground Breaking Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah yang merupakan Kerja sama PT KIM dan PT Adhi Karya ini ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi disaksikan yang hadir selain Pjs Wali Kota Medan diantaranya Komisaris Utama PT Adhi Karya Dody Usodo, Plt Direktur Utama KIM Adler Manarissan Siahaan, Direktur Operasional PT Adhi Karya, Suko Widigdo Dan mewakili Bupati Deli Serdang.


Dikatakan Gubernur Sumut, Langkah PT KIM dan PT Adhi Karya dalam menghadirkan Fasiltas Pengelolaan Limbah dan Sampah ini sangat bagus dan akan bermanfaat bagi limbah dan sampah yang dihasilkan Kabupaten Kota di Provinsi Sumut. Sebab menurut Edy, selama ini untuk membuang limbah dan sampah biaya sangat mahal karena harus dikirim ke Jawa Barat, dengan hadirnya Fasilitas ini kita harapkan akan mengurangi biaya tersebut.


"Setelah selesai dibangun Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah ini, nantinya limbah dan sampah yang ada dapat kita kirim kesini, sehingga khusus sampah nantinya dapat di kelola menjadi energi listrik. Akan tetapi Fasilitas yang selesai bulan November ini akan lebih difokuskan untuk Pengelolaan Limbah, untuk itu Pemerintah Provinsi Sumut mendukung Penuh terwujudnya Fasiltas ini", kata Gubernur Sumut.


Sebelumnya Plt Direktur Utama KIM Adler Manarissan Siahaan menjelaskan bahwa, Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah ini merupakan yang pertama di Indonesia diluar Pulau Jawa, untuk itu Provinsi Sumut dapat bersyukur dan bangga atas hadirnya Fasilitas ini. Nantinya dijelaskan Adler, Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah ini akan berdiri diatas lahan seluas 5 hektar dengan berbagai kegiatan Pengelolaan Limbah B3 yang didalamnya akan ada kegiatan Daur ulang dan pemanfaatan limbah.


"Pengelolaan limbah dan sampah industri merupakan salah satu rencana strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Oleh sebab itu Fasiltas ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sumut khususnya di sekitar kawasan Medan. Fasilitas ini direncanakan memiliki unit pengolahan terpadu, berupa Incinerator, IPAL B3, tempat pengumpulan dan pemanfaatan limbah B3, Spent Bleaching Earth Extraction, distilasi minyak pelumas bekas, hingga laboratorium lingkungan", jelasnya.


Sementara itu Pjs Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T mengungkapkan Pemko Medan mengapresiasi hadirnya Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah yang digagas PT KIM dan PT Adhi Karya. Diharapkan Limbah dan Sampah berasal dari Kota Medan dapat dikelola di tempat ini , termasuk limbah Medis. Apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini banyak sekali Rumah sakit menghasilkan limbah Medis.


"Kita sangat Mengapresiasi hadirnya Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah ini. Selain dapat mengelola limbah, Kita berharap luas Fasilitas ini dapat dikembangkan sehingga akan lebih banyak menampung limbah dan sampah lagi, tidak hanya Kota Medan tetapi Kabupaten Kota yang ada di Sumut", kata Pjs Wali Kota Medan.

Pjs Walikota Medan Mengapresiasi Program Ketahanan Pangan Kamtibmas

By On September 28, 2020

 


Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T mengapresiasi program ketahanan pangan Kamtibmas, sebab menurutnya program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan khususnya dimasa pandemi covid-19.


Apresiasi ini disampaikan Pjs Wali Kota Medan usai menghadiri acara penyerahan bansos oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto kepada kelompok masyarakat yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi ketahanan pangan di TPA Terjun, Kec. Medan Marelan, Selasa (29/9).


Dalam acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah ini, Pjs Wali Kota Medan mengatakan dimasa pandemi covid-19 saat ini dan ditambah kemarau panjang yang di prediksi akan terjadi di tahun depan maka perlu kiranya memperkuat ketahanan pangan sebagai perlindungan dalam menghadapi situasi terburuk yang mungkin.


"saat ini masing-masing negara sudah memproteksi diri. Begitu juga dengan kita, jangan sampai kita kekurangan pangan, jadi ini salah satu langkah yang patut kita apresiasi agar kita bisa mandiri dibidang pangan."kata Pjs Wali Kota Medan yang hadir didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, M. Husni dan Camat Medan Marelan, M. Yunus.


Dalam kesempatan tersebut Pjs Wali Kota Medan juga turut melakukan pelepasan bibit ikan bersama dengan Kabaharkam, Gubsu dan sejumlah pejabat lainnya.


Sebelumnya Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan kehadirannya ke Kota Medan Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ketahanan pangan yang ada di masyarakat. Dirinya berharap kedepannya masyarakat Kota Medan dapat memanfaatkan lahan kosong yang ada sebagai wadah menunjang ketahanan pangan.


"Mudahan-mudahan kawasan ini tidak hanya menjadi tempat pembuangan sampah saja tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk ketahanan pangan, saya juga berharap masyarakat mau memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk menanam berbagai sayuran dan budidaya ikan guna menunjang ketahanan pangan kita."harap Agus.

Pjs Walikota Medan Gowes Bersama Komunitas Sepeda

By On September 26, 2020

 


Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (haornas), Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T gowes bersama sejumlah komunitas sepeda yang ada di Kota Medan, Minggu (27/9).


Gowes yang digelar di Komplek Perumahan Royal Sumatera, jalan Jamin Ginting ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, Sofyan Tan, Anggota DPRD Sumut, Rudy Hermanto, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ikhwan Ritonga, Dandim 0201/BS, Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP dan DG LCI District 307AZ, Yulina Indriani.


Dalam sambutannya,Pjs Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho mengucapkan selamat bergowes kepada para peserta dan bergoweslah dengan gembira agar hati senang sehingga imun tubuh dapat meningkat.


"bergoweslah dengan gembira agar imun tubuh kita meningkat, sebab di masa pandemi covid-19 saat ini bukan hanya fisik kita saja yang harus prima, tetapi imun tubuh kita juga harus meningkat"kata Pjs Wali Kota Medan.


Disamping itu Pjs Wali Kota Medan juga mengingatkan kepada para peserta gowes agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penularan covid-19.


"Saya ingatkan kepada para peserta agar tetap mematuhi protokol kesehatan tidak hanya dalam gowes ini saja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari agar kita semua dapat segera menghentikan penularan covid-19 di Kota Medan."pesanya.

Arief Sudarto Menjadi Pjs Walikota Medan

By On September 25, 2020


 Gubsu Edy Rahmayadi mengukuhkan Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T. menjadi Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan. Arief yang merupakan Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Pemprov Sumut menggantikan Akhyar Nasution yang menjalankan cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti kampanye Pilkada Medan Tahun 2020.


Pengukuhan ini dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Jumat (25/9). Selain Arief, Gubsu turut dikukuhkan Dahler Lubis sebagai Pjs Wali Kota Mandailingnatal, Ismael Sinaga sebagai Pjs Wali Kota Tanjungbalai, Basarin Yunus Tanjung sebagai Pjs Bupati Kabupaten Asahan, Lasro Marbun sebagai Pjs Bupati Kabupaten Samosir, Ria Novida Telaumbanua sebagai Pjs Bupati Kabupaten Nias Selatan, Abdul Haris Lubis sebagai Pjs Wali Kota Gunungsitoli, Fitriyus sebagai Pjs Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Harianto Butarbutar sebagai Pjs Bupati Kabupaten Toba, dan Irman menjabat sebagai Pjs Bupati Kabupaten Serdangbedagai. Sebelumnya, Gubsu juga telah melantik Penjabat Bupati Pakpak Bharat, yakni Kaiman Turnip.


Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, selama kepala daerah menjalankan cuti untuk menjalankan kampanye Pilkada, Pjs Bupati dan Wali Kota bertanggungjawab kepada Menteri Dalam Negeri, melalui Gubernur Sumut, melakukan tugas dan kerja sesuai dengan tugasnya. Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, dalam kondisi mewabahnya pandemi Covid-19, ia mengajak seluruh penjabat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena telah diberikan kesempatan untuk dilantik sebagai Pjs Bupati dan Wali Kota.


"Dalam kondisi pandemi Covid-19, kita masih bisa berusaha berbuat dalam kelola pemerintahan, yaitu pelantikan pengukuhan pejabat. Baik itu penjabat (Pj) dan Penjabat sementara (Pjs)," kata Edy saat upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Penjabat Bupati dan pengukuhan Pjs Bupati dan Wali Kota, serta penunjukan Plt Bupati. Sementara itu, Pjs Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, salah satu tugas sebagai Pjs adalah memastikan agar pelaksanaan pilkada berlangsung dengan sukses dan lancar. Dia juga menyebutkan, meskipun mempunyai hak pilih, ASN harus bersikap netral. 


"Sesuai dengan aturan ASN harus netral. Soal hak suara itu, itu soal lain digunakan di bilik suara. Sebelum itu tak boleh memihak,”ujarnya. Arief juga menekankan pentingnya untuk lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

Akhyar Melakukan Gerakan Menanam Pohon

By On September 25, 2020


Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir.H.Akhyar Nasution,MSi melakukan gerakan menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Ekologi Keuskupan Agung Medan (KAM) di halaman Sekolah Luar Biasa Yayasan Karya Murni Medan, Jalan Citra Wisata, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Jumat (25/09). Diharapkan melalui Peringatan Hari Ekologi ini dapat menjadikan kita lebih peduli dan cinta terhadap lingkungan.

Penanaman pohon jambu air ini dilakukan secara Simbolis oleh Plt Wali Kota Medan bersama Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Medan, Pastor Erwin Manulang, Pimpinan Yayasan Karya Murni Medan, Suster Kristin Pasaribu dan disaksikan Para tamu yang hadir diantaranya,  Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan Ceperianus Gea, Pimpinan OPD diantaranya Kadis Lingkungan Hidup Armansyah Lubis, Camat Medan Johor Zul Fachri Ahmadi  serta para siswa siswi Yayasan Karya Murni Medan. Dikatakan Plt Wali Kota Medan, atas nama Pemko Medan dirinya mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya Peringatan Hari Ekologi Keuskupan Agung Medan, apalagi Peringatan ini diisi dengan aksi penanaman pohon. Tentunya aksi ini salah satu upaya dalam menjadikan Kota Medan lebih hijau ke depannya.


"Melalui Peringatan Hari Ekologi Keuskupan Agung Medan ini saya berharap semakin banyak masyarakat yang lebih mencintai alam dan merawat lingkungan. Sebab masih ada ditemukan masyarakat yang belum mencintai dan menganggap pohon sebagai penghalang rezeki, padahal manfaat pohon utu sendiri banyak dalam kehidupan kita khususnya dalam memberikan kesejukan udara", kata Plt Wali Kota Medan. Selanjutnya Akhyar berpesan agar setelah ditanam hendaknya seluruh pohon ini dapat di jaga dan dirawat sehingga nantinya akan memberikan manfaat bagi lingkungan kita. "Mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih dan sejuk untuk dapat diwariskan kepada anak cucu kita", ungkap Akhyar.


Akhyar berpesan, penanaman pohon ini jangan hanya sekedar menanam saja, tetapi harus dirawat dan diperhatikan agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. "Menanam itu nikmat tapi lebih nikmat lagi merawat tanaman itu sendiri. Dia tidak hanya sekedar tanam dan tumbuh saja, tetapi kita juga harus merawatnya dengan penuh cinta agar dia tumbuh dengan indah," ujar Akhyar. Komisi Pendidikan, Pastor Erwin Manulang menjelaskan bahwa hari ekologi juga merupakan hari bersih dan peduli lingkungan bagi seluruh umat Keuskupan Agung Medan. Melalui Peringatan Hari Ekologi ini Jemaat diingatkan Kembali untuk melihat lingkungan hidup adalah bagian dari diri kita. Artinya Bumi adalah ibu kita yang memberikan kita penghidupan dan memberikan kita makan.


"Di Peringatan Hari Ekologi ini, seluruh Keuskupan Agung Medan diminta untuk menjaga dan memelihara lingkungan atau bumi kita agar tetap memberikan kehidupan bagi kita. Artinya jangan kita mengeksploitasikan bumi untuk kepentingan pribadi semata. Untuk itu bersama kita menjaga alam dan menjaga Ekologi", katanya. Dijelaskan Pastor Erwin Manulang, aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Ekologi ini dilakukan sebagai wujud kita dalam menjaga lingkungan khususnya di Kota Medan. Apalagi kami mengetahui Bapak Akhyar sangat senang dalam menanam dan merawat pohon. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Plt Wali Kota Medan yang telah berkenan hadir dan menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Ekologi Keuskupan Agung Medan”, ungkapnya.

Plt Ketua TP PKK Kota Medan Mengucapkan Selamat Kepada Para Pemenang Lomba

By On September 25, 2020

 


Plt Ketua TP PKK Kota Medan mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba, diharapkan prestasi yang telah diraih menjadi motivasi dalam menjalankan program-program PKK di wilayah masing-masing. Harapan ini disampaikan Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Hj. Nurul Khairani Akhyar usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-48 di aula Kantor Lurah Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Jalan Sei Bah Kapuran, Jumat (25/9).


Dalam acara yang tetap menerapkan protokol kesehatan ini, Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Hj. Nurul Khairani Akhyar mengatakan penyerahan hadiah lomba HKG PKK dan lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan baru dapat dilaksanakan hari ini mengingat pandemi covid-19 yang saat ini terjadi. Oleh karenanya Plt Ketua TP PKK Kota Medan menyampaikan selamat kepada para pemenang lomba, semoga prestasi yang telah diraih tersebut menjadi motivasi dalam meningkatkan kegiatan PKK di wilayah masing-masing. Sedangkan bagi yang belum menang Plt Ketua TP PKK Kota Medan berpesan agar dapat terus meningkatkan kegiatan PKK nya.


"Selamat kepada para pemenang lomba, jadikan ini sebagai semangat dan motivasi dalam meningkatkan kinerja kita di PKK, sedangkan bagi yang belum menang, jangan berputus asah semoga ditahun depan meraih prestasi." Kata Plt Ketua TP PKK Kota Medan. Dalam kesempatan tersebut, Plt Ketua TP PKK Kota Medan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat masih banyak tugas-tugas yang belum terlaksana, namun tidak sedikit pula prestasi yang diraih dalam berbagai kegiatan lomba baik di tingkat provinsi maupun nasional. Hal tersebut tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan dari semua tim penggerak PKK.


"Mohon maaf apabila selama saya menjabat masih ada tugas yang belum terselesaikan, saya berpesan kepada seluruh pengurus tetap tingkatkan program PKK terutama sosialisasi tentang bahaya covid-19 kepada masyarakat."pesan Plt Wali Kota Medan. Sementara itu Plt Wali Kota Medan, Ir.H.Akhyar Nasution,M.Si diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan, Khairunnisa Mozasa dalam sambutanya mengatakan PKK sebagai unsur pembangunan bangsa memiliki misi mulia dalam memberikan dukungan terhadap peningkatakan kualitas hidup keluarga dengan mengutamakan sumber daya manusia sejak bayi dalam kandungan hingga tumbuh dan berkembang.


Untuk itulah keberadaan PKK diharapkan dapat menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan masyarakat, sebab PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan dan juga agen perubahan yang sangat dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu Khairunisa berharap program yang telah Pemko Medan canangkan dapat disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat.


"Para kader dan penggerak PKK beserta jajarannya harus memadukan gerak langkah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat khususnya kesepuluh program pokok PKK, saya juga berharap kader dan pengurus PKK dapat mensosialisasikan program Pemko Medan kepada masyarakat"harap Khairunisa.


Adapun para pemenang lomba dalam rangka Peringatan HKG PKK Ke 48 tingkat kota Medan ini diantaranya, untuk Kategori lomba Tertib administrasi PKK, juara 1. Kel. Dwikora, juara 2, Kel. Sukaramai II dan juara 3, Kel. Sei Agul. 


Kategori UP2K, juara 1 Kel.Tegal sari III, juara 2 Kel.Martubung, dan juara 3 Kel.Labuhan deli. 


Katergori Pola asuh anak dan remaja (PAAR) dengan penuh cinta kasih sayang, juara 1 Kel. Mabar, juara 2 Kel. Sei Putih Timur I, dan juara 3, Kel. Hamdan.


Kategori IVA TEST, juara 1 Kec. Medan Marelan, juara 2 Kec. Medan Timur dan juara 3, Kec. Medan Area.


Sedangkan untuk lomba Kesatuan Gerak-KB-Kes, juara 1 Kel. Sunggal, juara 2 Kel. Polonia, dan juara 3 Kel. Mabar Hilir.

Akhyar Mempertegas Komitmen Pemko Medan

By On September 23, 2020


 Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si mempertegas komitmen Pemko Medan menjadikan bekas lahan Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) di Jalan Perintis Kemerdekaan sebagai pusat pengembangan kesenian dan kebudayaan Medan.


Penegasan ini disampaikan Akhyar ketika berdiskusi dan berdialog dengan para seniman yang tergabung dalam Forum Urun Rembuk Seniman Kota Medan di TBSU Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Kecamatan Medan Timur, Kamis (24/9). Penegasan ini sekaligus menjawab aspirasi seniman setelah Pemprov Sumut memindahkan TBSU ke Pekan Raya Sumatea Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan.


Pemko Medan berkomitmen untuk tetap menjadikan gedung ini sebagai pusat pengembangan kesenian dan kebudayaan dengan bertaraf internasional. Sebab, Kota Medan membutuhkan ruang seni dan budaya yang representatif sehingga dapat digunakan secara nyaman untuk masyarakat khususnya para seniman Kota Medan kata Akhyar.


Didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar, Kadis Kebudayaan, OK Zulfi, Kadis Pariwisata, Agus Suriono, Kepala Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah (BPKAD), T. Ahmad Sofyan dan Camat Medan Timur, Odie Batubara, Akhyar mengaku masih terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi agar eks lahan TBSU diserahkan ke Pemko Medan secara resmi.


Akhyar mengatakan, kebudayaan merupakan roh dari pembangunan. Pembangunan fisik tanpa pembangunan spiritual akan sama saja seperti tubuh tanpa roh.


Selain itu, lanjut Akhyar, sebagai kota besar sangat wajar Medan mempunyai pusat kesenian lengkap dengan gedung kesenian yang representatif yang menjadi kebanggaan warga.

Penegasan Akhyar ini sejalan maklumat seniman yang dibacakan juru bicara Forum Urun Rembuk Seniman Medan Ys Rat yang salah satu poinnya meminta Pemko Medan tetap menjadikan bekas lahan TBSU pusat kesenian dan kebudayaan di Medan.


Selain itu, forum juga meminta agar dilakukan penataan dan pengembangan komunitas seni untuk menunjang produktivitas karya seniman.


Sebelumnya Koordinator Forum Urun Rembuk Seniman Medan, Suyadi San mengatakan, maklumat ini disusun setelah beberapa kali anggota forum mengadakan diskusi para seniman di Medan. Diskusi itu merespon kegelisahan dan aspirasi seniman yang selama ini bergiat di TBSU.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *