HEADLINE NEWS

Pilihan Dakri News

LightBlog
Adbox

Popular

Maraknya Kayu Illegal Dibatam, Tidak Membuat Pengusaha Gentar

By On September 08, 2019


Pengusaha kayu illegal logging merajalela di batam. Ada beberapa gudang kayu illegal yg tdk di gubris oleh aparat termasuk UPT laboratorium lingkungan prov kepri

Salah satu nya gudang kayu milik pengusaha ternama NOTY di bagan sei bedug, aneh nya menurut narasumber  ada pejabat dan oknum serta staf UPT laboratorium lingkungan hidup di duga kena ciptakan agar usaha illegal logging berjalan lancar, ujar nara sumber yg nama nya tdk ingin di sebut kan

Di katakan nya kayu2 tersebut di datang kan dr berbagai daerah pulau sekitar kepri seperti ; natuna, Anambas dabo singkep dan dr daerah palembang, jambi yg lokasi nya berbatasan dgn kepulauan kepri,

Dan kayu2 tsb di ambil dr hutan belantara tanpa ada ijin. Kemudian dr sana di angkut dgn menggunakan kapal yg muattan nya berkapasitas besar.

Pelabuhan yg menjadi tujuan kapal pengangkut kayu tsb adalah pelabuhan di daeran bagan tanjung piayu, yg letak nya jauh dr kepekaan kontrol sosial.

Dan setelah kayu tsb di bongkar di tumpuk di sebuah gudang yg lokasi nya tdk seberapa jauh dr pelabuhan tsb. Dan setelah kayu itu di olah selanjut nya dibawa ke sei panas.

Dan klu ini dibiarkan maka semua pengusaha nakal akan semakin merajalela. Oleh krn itu kami akan menyurati KADIS lingkungan hidup supaya mereka tdk main2 dalam kasus lingkungan hidup

TIM

Diduga "AK" Disebut Sebut Pengusaha Judi Tembak Ikan Merk Golden Game

By On September 04, 2019

Ternyata isu akan dibukanya arena Gelang Permainan Tembak ikan di bekas satu gedung milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara- Aceh tepatnya di stasiun Kereta Api jalan WR. Supratman kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar, bukan sekedar isapan jempol belaka.

Benar,arena judi berkedok permainan ketangkasan tembak ikan itu telah di buka yang konon katanya milik warga Medan yang di kelola seorang pengusaha turunan bernama ‘Amin Kitting’ dengan merk ‘Golden Game’.

Menurut pengakuan beberapa pemain, lokasi tersebut menyediakan permainan perjudian online seperti tembak ikan, mikey mouse, dadu kocok, roulette dan masih banyak lainnya.

“Kalau permainan online, pemain harus mengisi uang (saldo-red) ke salah satu situs yang sudah ditentukan pihak pengelola kepada para pemain dan jika pemain menang bisa langsung dicairkan uang tersebut kepihak pengelola (kasir). Kalau kita menang dan mau mencairkan, kalau potongannya sudah pasti ada. Setiap pencairan kita dikenakan potongan sebesar 5 persen dari jumlah hadiah yang kita terima,” ungkap sumber yang namanya tidak mau disebutkan.

Terpisah dari itu Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, M Ilud Siregar ketika dikonfirmasi via WA terkait masalah gudang PTKAI. Seakan akan membiarkan adanya praktek perjudian tersebut yang berada dikawasan PTKAI siantar.

Sempat Viral Di Medsos, Kericuhan Di Pos Lantas Percut Sei Tuan Hanya Salah Paham

By On September 04, 2019

Medan.Soal kericuhan yang terjadi di Kantor Lantas Polsek Percut Sei Tuan antara Petugas Lantas Medan Timur, Brigadir Johannes Saragih dan Petugas Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Aipda Syafrizal, Selasa (03/09/2019) Siang, yang sempat viral di media sosial hanya kesalah pahaman.

Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, IPTU JH Panjaitan, Ssos saat dikonfirmasi wartawan membenarkan perihal tersebut.

"Kejadian yang sempat viral di media sosial itu hanya salah paham, dan masalah tersebut sudah diselesaikan antara Kedua Anggota Lantas yang berdebat," ungkap IPTU JH Panjaitan,Ssos kepada wartawan, Rabu (04/09/2019) Pagi.

Berita sebelumnya, Sempat viral kericuhan yang terjadi di Media Sosial yang bermula kesalahpahaman antara Petugas Lantas Polsek Medan Timur, Brigadir Johannes Saragih dan Petugas Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Aipda Syafrizal. Kericuhan terjadi lantaran Brigadir Johannes Saragih datang ke Lantas Polsek Percut Sei Tuan untuk mengambil sepeda motor temannya dan menuding Aipda Syafrizal yang menangkap sepeda motor Supra X 125 milik temannya Johannes tanpa ditilang.

Merasa tak trima dengan tudingan tersebut, dengan bernada rendah, Aipda Syafrizal menjelaskan kepada Johannes.

"Semua kreta disini selalu diberi tilang, tidak ada terkecuali, Kalau memang kesalahan dari sini biar kita pertanggung jawabkan, hadirkan surat-suratnya biar dicari sepedamotornya. Sepedamotor Supra X 125 banyak dibelakang disimpan ditempat barang bukti, jadi bagaimana mau dicari kalau tidak ada suratnya, masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik, bukan malah buat ribut kayak gini, malu dilihat masyarakat," ucap Aipda Syafrizal sembari menggiring Johannes kedalam ruangan penjagaan Lantas Polsek Percut Sei Tuan untuk menghindari tontonan masyarakat.

Tak dapat menghadirkan surat-suratnya, Brigadir Johannes Saragih langsung berbicara kepada temannya untuk menghadirkan surat-suratnya dan mengancam Aipda Syafrizal akan dilaporkan Ke Propam Polrestabes Medan. Beruntung, Kericuhan tersebut dapat dilerai dan diselesaikan di dalam kantor.(Raf)

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Razia Didepan Suzuya

By On September 03, 2019

Operasi Patuh Toba 2019 yang dilaksanakan Satuan lantas Polres Pelabuhan Belawan menjaring puluhan pengendara motor, mobil, angkot, dan Truck di hari kelima yang tidak membawa surat-surat Kendaraan, yang tidak punya SIM, tidak menggunakan HELM,  maupun perlengkapan lainnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H.Ikhwan Lubis.SH.MH melalui Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP MH.Sitorus.SH mengatakan Kegiatan dalam menjalankan Operasi Patuh Toba 2019 ini Satuan Lantas Polres Pelabuhan melakukan razia di Jalan tanah 6 Ratus Kecamatan medan marelan tepatnya di depan supermarket Suzuya Sumatera Utara, selasa (3/9/2019) dimulai pada pukul 11.00 wib dan dipimpin langsung oleh Kabag OPS kompol Erinal,dan kanit lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Tavip,bersama personil Lantas Polres Pelabuhan Belawan.

“Pengendara yang ditilang umumnya tidak memiliki dokumen kenderaan serta surat ijin mengemudi (SIM), tidak memiliki plat nomor dan pelanggaran lalu lintas, untuk kendaraan  tidak  tidak ada lampu penerangan di belakang dan operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, dan menekan angka kecelakaan,” papar AKP MH Sitorus.

Ditambahkannya, kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan membawa surat-surat kendaraan kendaraan bermotor.

Operasi Patuh Toba ini akan digelar selama 14 hari, mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019 mendatang.tutupnya AKP MH.Sitorus.

BB POM Medan Gelar Aksi Nasional Pemberantasan Obat Illegal

By On September 02, 2019

BB POM Medan Gelar Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal- Balai Besar POM RI ( BB POM RI ) Instruksikan kepada seluruh jajaran diseluruh Daerah untuk mengkampanyekan Aksu Nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalah gunaab obat dengan slogan," Ayo buang sampah obat dengan benar".  Sesuai intruksi BB POM RI selanjutnya BB POM Medan melakukan kegiatan mengajak Warga Kota Medan dan juga Masyarakan Sumateta Utara untuk memerangi pemberantasan obat palsu yang dijual secara ilegal sekaligus menghindari penyalahgunaan obat dengan menggelar aksi kampanyenya dilaksanakan BB POM Medan bertempat di Bundaran Cemara Asri pada hari Minggu pagi sekira pukul.06.00.wib s/d. selesai dengan kegiatan Senam pagi dilanjutkan Pemusnahan obat palsu yang dijual ilegal.  Hadir dalam kegiatan tersebut selaku mitra kerja diantaranya mewakili dari Instansi Pemrovsu,Pemko Medan,Kejaksaan,Kepolisian,BNN, Pengadilan Negeri ( PN ), DPD,DPRD,Dinas Kesehatan,Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemrovsu juga Pemko Medan, Laboratorium dan YLKI.  Dalam kata sambutannya,Plt,Kepala BPOM Medan,Mangandar Marbun,Ssi,Apt," Menghimbau kepada Masyarakat untuk berhati- hati dan waspada jika akan mengkonsumsi obat obatan juga makanan dengan memperhatikan secara seksama apakah terdaftar atau tidak di Departemen Kesehatan, Dan jika menemukan hal- hal yang mencurigakan produk tersebut palsu atau ilegal agar segera menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen ( ULPK ) Badan POM ke Telpun  021-4263333 atau 021-3219000 bisa juga melalui email,ulpk@ pom.go id dan ulpk_ badanpom@ yahoo.co.id maupun layanan informasi konsumen ke BB POM/ BB POM diseluruh Indonesia terkh usus BPOM Medan dengan menghubungi 061-6628363-6622968 atau email,bpommedan@ pom.go.id juga melali Fax.061-6628363, " Pesan Mangadar Marbun mengingatkan.  Lanjutnya," Sebagai lembaga pengawasan dibidang obat obatan dan makanan,Kami terus bergiat melakukan upaya pengawasan secara komprehensif baik itu Pre Market maupun Post Market terhadap segala jenis produk obat obatan dan makanan melalui pengujian/ sampling penelitian melalui Laboratorium guna mendeteksi apakah didalamnya mengandung bahayakan kesehatan maupun jiwa orang yang mengkonsumsinya, Apalagi jika produk tersebut tidak ada izinnya diperdagangkan secara ilegal," Ujar Mangandar Marbun,Ssi,Apt.    Mengungkapkan," BB POM Medan akan melakukan pemusnahan produk palsu yang dipasarkan secara ilegal dari hasil temuan pengawaaan dibulan Juli 2018 s/d. Bulan Juni 2019 yang ditindak lanjuti secara pro justitia dari 21 kasus 62 sarana pengawasan yakni 98 jenis obat obatan (2.704 kemasan ) kemudian 56 jenis obat Tradisionil (4.785 kemasan) lalu kosmetika 313 jenis (7.847 kemasan ) serta 25 jenis Pangan (722 kemasan ) dan 28 jenis Suplemen Kesehatan (242 kemasan) maupun dari jenis bahan berbahaya ada 6 (48 kemasan ) yang nominal Rupiahnya berkisar Rp.1.093.616.172 (1 Milyar Tiga puluh Tiga juta Enam ratus Enam belas ribu seratus Tujuh puluh Dua Ribu Rupiah)" jelas Mangindar Marbun ( red)

BB POM RI Musnahkan Obat & Makanan Illegal

By On September 01, 2019

BB POM RI Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal di Medan.

- Ketatnya persaingan bisnis Obat obatan,makan dan minuman dalam bentuk kemasan,Membuat ada saja oknum pengusaha yang nakal melakukan segala cara untuk mendapatkan keuntungan besar secara ilegal dari usahanya.  Maka dari itu Balai Besar POM RI ( BB POM ) berserta jajaran sebagai lembaga pengawas dibidang obat obatan,makanan dan minuman terus bergiat melakukan upaya pengawasan secara komprehensif baik itu Pre Market maupun Post Market terhadap segala jenis produksi obat obatan,makanan dan minuman melalui pengujian/ sampling penelitian di Laboratorium guna mendeteksi apakah didalamnya mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan maupun jiwa orang yang mengkonsumsinya, Apalagi jika obat obatan,makanan dan minuman yang dijual tidak ber izin diperdagangkan secara ilegal.  Oleh karenanya Kepala BB POM RI, Penny Lukito didampingi Kepala Badan POM Medan,Drs.Agus Prabowo,MS,Apt," Menghimbau kepada Masyarakat untuk berhati hati dan waspada jika akan mengkonsumsi  obat obatan,makanan dan minuman dengan memperhatikan secara seksama apakah terdaftar atau tidak di Departemen Kesehatan, Dan jika menemukan hal- hal yang mencurigakan produk tersebut palsu atau ilegar agar segera menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen ( ULPK ) Badan POM ke Telpun.021-4263333 atau 021-32199000 bisa juga melalui email, ulpk@ pom.go.id dan ulpk_badanpom@ yahoo.co.id maupun layanan informasi konsumen ke BB POM/ BPOM diseluruh Indonesia, Terkhusus BPOM Medan hubungi 061-6628363-6622968 atau email, bpommedan@ pon.go id juga melalui Fax, 061-6628363," Pesan Kepala BB POM RI, Penny Lukito.  Yang datang ke Medan,Hari Minggu (1/9/2019) dalam rangka pemusnahan obat obatan dan makanan ilegak hasil sitaan temuan pengawasab BPOM Medan selama bulan Juli 2018 s/d Bulan Juni 2019 yang ditindak lanjuti secara Pro Justitia dari 21 kasus yang ditangani diantaranya," 98 jenis obat obatan (2.704 kemasan ), Kemudian 56 jenis obat Tradisionil (4.785 kemasan ), Lalu Kosmetika,313 jenis (7.847 kemasan ) serta 25 jenis Pangan (722 kemasan ) dan 28 jenis Suplemen kesehatan (242 kemasan ) maupun dari jenis bahan berbahaya ada 6 (48 kemasan ) yang kesemuanya dimusnahkan didapat dari hasil pengawasan terhadap 62 sarana dengan total keseluruhan ada 524 jenis (35.635 kemasan ) yang nominal Rupiahnya berkisar Rp 1.033.616.172 ( Satu Milyar Tiga puluh Tiga juta Enam ratus Enam belas ribu Seratus Tujuh puluh Dua Rupiah )," Ungkap Penny Lukito secara rinci.  Lanjutnya," Balai Besar POM RI dan Badan POM Medan akan terus berkomitmen melakukan pengawasan terhadap peredaran obat obatan,makanan dan minuman secara berkesinambungan dengan ber kordinasi ke Lintas sektor terkait," Janji Kepala BB POM RI juga Kepala Badan POM Medan,Drs.Agus Prabowo,MS,Apt.  Hadir diacara pemusnahan tersebut antaranya,Gubernur Sumatera Utara, Kajatisu,Kapoldasu, Kepala BNN Sumut,Ketua DPRD Sumut atau yang mewakili juga Walikota Medan, Anggota DPD perwakilan Sumut, Aspidum Kejatisu. Korwas Penyidik PNS Poldasu, Ketua Pengadilan Negri ( PN ) Kls.I b Kota Binjai, Ketua PN Lubuk Pakam dan Ketua PN Kisaran,Kajari Medan,Kapolrestabes Medan serta Kadis Kesehatan Pemrovsu,Kadis Perdagangan dan Perindustrian Pemrovsu, Kadis Kesehatan Pemko Medan,Kadis Perdagangan dan Perindustrian Pemko Medan maupun Kepala Laboratoriun Kesehatan Kota  Medan dan Ketua YLKI Sumut juga jajaran Badan POM Medan (red)

Polres Pelabuhan Belawan Amankan Jackpot & Mesin Tembak Ikan Beserta Tersangkanya

By On Agustus 30, 2019

Maraknya permainan judi jackpot di Belawan tak membuat tinggal pihak Polres Pelabuhan Belawan.


Terbukti, kegiatan pengrebekan judi jackpot dilaksanakan Polres Pelabuhan Belawan bersama TNI.

Dalam kegiatan itu polisi berhasil menangkap 8 tersangka dan menyita 13 mesin judi jackpot dan ketangkasan, Jumat (30/08/2019).

Bahkan sejumlah barang bukti tersebut disita petugas ketika menggerebek di Jalan Beliton, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis melalui Kasat Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra SIK yang dikonfirmasi membenarkan penggerebekan di wilayah hukumnya.

"Iya. Benar. Ada 8 tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita. Begitu juga 11 mesin judi jackpot dan dua mesin ketangkasan berhasil disita," ujar AKP Jerico Lavian Chandra kepada wartawan saat dikonfirmasikan.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan penggerebekan
seluruh barang bukti dan tersangka diamankan berkat adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan di Jalan Beliton, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan ada perjudian.

Sehingga perlu adanya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan," jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim  menerangkan, seluruh tersangka berserta barang bukti sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Belawan.

"Untuk para tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Begitu juga dengan barang bukti sudah diamankan. Rencananya hari ini akan di Pers rilis," Ujarnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *